Rabu, 12 Oktober 2011

Fenomena Perseteruan DPR & KPK

Korupsi politik adalah kejahatan atau lebih tepat pengkhianatan terhadap demokrasi. Sebab, para pelaku menyalahgunakan kekuasaan atas jabatan politik. Padahal, sejatinya kekuasaan dan jabatan itu adalah mandat yang diberikan rakyat ...

Belum lama ini, terjadi fenomena yang mengharu-biru publik, tak lain ialah PERSETERUAN antara DPR dan KPK ... Pernyataan dari Fahri Hamzah lah yang menyebabkan suasana memanas ketika muncul  yang menyatakan sebaiknya KPK dibubarkan saja. Perseteruan bermula ketika KPK memanggil empat pemimpin Badan Anggaran (Banggar) DPR. Lalu, publik dikejutkan oleh “aksi boikot” pembahasan anggaran oleh Banggar.

"Lalu, apa alasan dari KPK memanggil pemimpin Banggar ???"

Jawabannya adalah untuk mengetahui mekanisme penyusunan anggaran. Pemanggilan keempat orang itu dalam kapasitas sebagai pribadi yang terlibat penyusunan anggaran yang diduga bermasalah, yakni kasus korupsi proyek Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Banggar justru memperluas perseteruan dengan menyerahkan pembahasan anggaran ke pemimpin DPR.

Dalam fungsi anggaran DPR, konstitusi menjamin DPR untuk tidak menyetujui usulan anggaran yang diajukan pemerintah. Bila penolakan pembahasan anggaran berkait dengan substansi — dalam hal ini DPR bersikap seperti itu karena tak sepaham dengan usulan pemerintah yang jauh dari kepentingan rakyat banyak, manuver tersebut akan menuai simpati.

UU Nomor 27 Tahun 2009 merupakan otoritas penentuan kebijakan fiskal yang dimiliki oleh Banggar dan telah dikukuhkan. Penguatan dari semula yang hanya merupakan Panitia Anggaran dalam UU Nomor 22 Tahun 2003 dimaksudkan untuk meningkatkan posisi tawar parlemen terhadap eksekutif, yang dalam sistem demokrasi perwakilan merupakan cerminan kedudukan rakyat untuk ikut serta menentukan anggaran negara. Atau, dengan kata lain, keberpihakan anggaran untuk rakyat harus dikawal dengan baik oleh para anggota parlemen.

Jika hal itu disalahartikan, maka akan menjadi salah kaprah dengan “mogok” membahas anggaran. Publik melihat mogok itu sebagai langkah menyalahgunakan otoritas untuk memberikan persetujuan anggaran. Otoritas itu kemudian dijadikan “posisi tawar” pemimpin Banggar DPR agar keputusan kebijakan tak disalahkan dan tidak disentuh penegak hukum.



Berdasar hasil evaluasi Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) diketahui ada kecenderungan DPR menyetujui nilai anggaran lebih besar daripada nilai yang diajukan pemerintah. Misalnya, dalam RAPBN 2011 pemerintah mengajukan dana Rp 1,202 triliun. Namun DPR malah menyetujui Rp 1,229 triliun, yang berarti terjadi penggelembungan Rp 27,5 triliun. Penggelembungan itulah yang, menurut pendapat Formappi, sebagai ruang gelap yang diciptakan untuk bisa dipermainkan dengan enak hati oleh para mafia anggaran. Kecuali, alokasi untuk pembayaran bunga utang dan bantuan sosial.

Langkah menaikkan alokasi anggaran yang diajukan pemerintah dan menambah alokasi dana yang tidak diminta adalah indikasi DPR tidak taat asas efisiensi dan cenderung menghambur-hamburkan keuangan negara. Untuk mencegah kebangkrutan negara akibat permainan mafia anggaran, Formappi meminta seluruh dokumen perencanaan berkait dengan APBN harus dibuka pada masyarakat. Mulai dari perencanaan, alokasi, hingga rapat-rapat antara DPR dan pemerintah harus dapat dipantau. Jadi akan terlihat program dan anggaran pemerintah dalam suatu proyek masuk akal atau tidak.


"Lalu, mengapa lagi-lagi partai politik harus mendanai diri dengan “mengambil” uang negara?"

"Mengapa ada partai bisa menghimpun dana besar dan memiliki kantor bagus, padahal kita tahu sangat sulit menghimpun dana dari masyarakat?"

"Seberapa transparankah partai-partai membeberkan secara jujur perolehan dana mereka?"


Tentulah rakyat lebih senang menyumbang ke masjid atau yatim-piatu daripada ke partai. Sebab, rakyat sudah tak percaya lagi pada partai. Itulah yang memunculkan elite-elite partai yang harus membiayai partai dengan menghalalkan berbagai cara. Para elite mau membiayai karena partai adalah pintu masuk untuk meraih keuntungan, seperti ditempatkan di posisi strategis di parlemen dan pemerintahan, untuk membiayai partai dan tak lupa memupuk kekayaan pribadi.


Note :
  • Bila dasarnya adalah agar aman dari jerat hukum, jelas itu merusak sendi-sendi demokrasi yang menjunjung supremasi hukum. Sebuah langkah kontraproduktif di tengah kememburukan citra DPR di mata publik, wajar bila muncul penilaian publik yang menyatakan manuver mogok itu justru menunjukkan mereka lebih mengutamakan kepeentingan pribadi dan golongan di atas kepentingan rakyat. 
  • Bermasalah atau tidaknya orang-orang yang duduk di Banggar DPR, masih menjadi pro-kontra. Namun beberapa temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang ditindaklanjuti KPK memang “mengindikasikan” ada aliran dana tak wajar dalam rekening beberapa elite di lingkungan Banggar.
  • Di sisi lain, sikap itu juga menumbuhkan banyak spekulasi dari kalangan pelaku pasar berkait dengan kebijakan ekonomi nasional yang bersumber dari APBN. Bila keadaan itu terjadi akan membahayakan kehidupan perekonomian nasional, akibat tingginya spekulasi. Mengingat, posisi APBN yang strategis sebagai sumber pembiayaan untuk pelaksanaan tugas-tugas negara.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Reshuffle Kabinet

Reshuffle untuk Melakukan Akselerasi Tiga Tahun ke Depan

Jakarta: Perombakan kabinet atau reshuffle merupakan upaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono untuk melakukan akeselerasi atau percepatan dalam tiga tahun ke depan. Tim 'baru' nanti diharapkan memiliki semangat dan komitmen baru untuk berlari lebih cepat. Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa menyampaikan hal ini di Binagraha, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/9) siang.

Sebelumnya, saat ditanya wartawan soal reshuffle ini, seusai menerima pengurus pusat Yayasan Batik Indonesia, Presiden SBY mengatakan "tunggu tanggal mainnya."

Menurut Daniel, masalah reshuffle menjadi kewenangan dan kehormatan Presiden SBY dan Wapres Boediono. Hal terpenting dalam reshuffle, lanjutnya, adalah pembentukan tim baru yang bisa berakselerasi dalam tiga tahun ke depan. "Kami akan lari dalam pengertian lebih cepat, lebih lama, seperti maraton," katanya.

Istilah 'tim baru' itu muncul lantaran sebagian anggota kabinet baru diganti atau bergeser. Namun jauh lebih penting dari itu adalah komitmen baru, semangat baru untuk tiga tahun sisa masa kepemimpinan pemerintahan SBY.

Sejauh ini, Daniel menambahkan, proses reshuffle masih menjadi perbincangan dalam lingkup terbatas antara Presiden SBY dan Wapres Boediono. "Pada waktu yang tepat akan juga melibatkan parpol, dan parpol juga mengerti sukses pemerintah juga sukses parpol," Daniel menjelaskan.

Hmmm ...

Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono memastikan akan melakukan reshuffle (perombakan kabinet) sebelum 20 Oktober 2011 atau sebelum usia pemerintahannya memasuki tahun kedua sejak 2009.

 

Susunan kabinet sekarang ini, adalah hasil seleksi yang tidak main-main. Mereka melalui begitu banyak tahapan seleksi, antara lain “fit and proper test” di Cikeas dan pula ditambah dengan menu tambahan, antara lain berupa “pakta integritas”. Dari semua itu, dilakukan oleh Presiden sendiri yang memang memiliki “hak prerogatif” tersebut .. Lebih jauh lagi, karena memang para Menteri lah yang akan menjadi orang-orang kepercayaan Presiden sebagai Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan dalam melaksanakan tugas yang menurut istilah Bung Karno, menjalankan “amanat penderitaan rakyat”. Jadi, sekali lagi disini perlu digarisbawahi, bahwa mau reshuffle atau tidak mau, tetap semuanya berpulang kepada Presiden. Sekali lagi, yang menjadikan aneh apabila orang-orang yang bukan sebagai Presiden, justru malah yang meributkan masalah reshuffle ..

Maka menjadi pertanyaan besar : "Mengapa Presiden tidak mendahulukan aspek kapabilitas, pengalaman, dan keterujian profesionalisme dalam memilih para Menteri-nya ?? ..."

Mengapa presiden mensia-siakan kumpulan manusia profesional yang sudah dimiliki oleh republik ini, sudah ada dalam jajaran birokrasinya. Kumpulan manusia berprestasi yang sudah dibuktikan dengan kenaikan jenjang karir bertahap yang mereka terima, profesional yang jelas berpengalaman karena mengikuti evolusi aktivitas di departemen tempat dia berkarya, kumpulan orang berpendidikan (Master, S3, Phd bahkan professor) yang bergelar karena memakai dana rakyat, disekolahkan oleh Negara, bahkan mereka adalah kumpulan professional yang sudah teruji loyalitasnya berpuluh tahun berbakti mencintai republik ini. Mereka adalah para Eselon 1 ...



Presiden Soeharto, adalah presiden yang praktis tidak pernah melakukan ”reshuffle” selama masa periode kepemimpinannya. Penggantian Menteri dilakukan setiap lima tahun sekali. Banyak yang menganggap ini terjadi karena pak Harto sangat mengedepankan profesionalisme para Menteri dengan mengangkat para pejabat Karir di lingkungan departemen terutama dari struktur birokrasi tertinggi, atau setingkat Eselon I. Jabatan jatah hanya diberikan kepada departemen non teknis.

Dengan begitu, pemilihan atau rekrutmen menteri oleh presiden seharusnya dapat dilakukan secara sederhana, melalui mekanisme yang lazim dilakukan di dunia bisnis atau di organisasi-organisasi kelas dunia. Yakni, kompetensi dan integritas diatas segalanya, karenanya menjadi pertanyaan jika presiden memilih menteri yang jejak karirnya jauh dibawah Eselon 1 yang sudah berkarir didepartemen bersangkutan, yang jauh lebih berpengalaman dalam bidangnya, memilih menteri yang tidak mempunyai network kerja, memilih menteri yang mempunyai gelar akademik jauh dibawah Eselon 1 nya, memilih menteri yang tidak teruji kesetiannya berbakti kepada Negara dibanding Eselon1 yang bahkan sudah menerima bintang perhargaan 20 tahun berbakti. Pilihan salah yang bahkan akan menimbulkan demotivasi, kehilangan gairah bekerja dari para kumpulan professional yang sebenarnya pantas diberi kepercayaan itu.

Penunjukkan menteri secara politis memberi kesan bahwa Eselon 1 adalah jabatan pengabdian tertinggi, ini akan menciptakan dikotomi antara Birokrat Vs. Menteri ... Ini berbahaya, karena bisa menimbulkan demotivasi dan penyia-nyiaan investasi republik selama puluhan tahun di bidang kepegawaian.

Karenanya ...
Stop cara pandang Menteri sebagai jabatan politik ! Berikan para menteri kepercayaan berkarya dan tidak lagi membuat organisasi non-struktural, satgas-satgas yang jumlahnya berjibun, yang sepertinya lebih dipercaya ketimbang para menteri. Jika situasinya begini, jangan-jangan yang harus di-reshuffle adalah organisasi non-struktural bentukan Presiden, para satgas !

Berikan kesempatan Eselon 1 menjadi Menteri, sehingga mulai saat ini, tak ada lagi investasi republik di bidang kepegawaian yang tersia-siakan ... !!

Sumber :

http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2011/09/20/7221.html 

http://ekonomi.kompasiana.com/manajemen/2011/09/23/menanti-reshuffle-nan-tak-kunjung-tiba/ 

 

Aku dan masa depanku

Apabila ditanyakan : "apa cita cita kamu ??" tentu terbesit dibenak (ingin jadi apa ya saya kedepan kelak ?) .. Lantas dengan jawaban yang lantang dan penuh keyakinan, saya menjawab : "ingin menjadi dokter anak !!" .. Sempat teringat semua pertanyaan yang kerap dipertanyakan sedari kecil, dan itulah cita cita saya sewaktu mungil, karna saya menyukai profesi yang mulia itu ..

Namun seiring berjalannya waktu, cita cita itu berubah semenjak SMA dengan inginnya saya yang kuat untuk menjadi penterjemah, dimana bahasa asing tersebut adalah Mandarin, karna saya sempat menguasai hanzi serta pinyinnya, juga English. Tentunya bahasa tersebut merupakan bahasa Internasional yang saat ini banyak dibutuhkan pada lapangan pekerjaan .. Tak hanya itu, selain saya bercita cita menjadi penterjemah, saya juga ingin menjadi seorang arsitek, itu dikarnakan saya lihai dalam menggambar dan merancang yang biasa dilakukan oleh arsitek, itu juga salah satu cita cita saya, semua terinspirasi oleh tante saya yang sekarang sudah almh ..

Saya memiliki mimpi mimpi dimana dari mimpi itulah saya bisa menentukan masa depan. Dengan bermimpi, itu bukan berarti berkhayal, tapi mimpi yang di punya haruslah menjadi pemacu dan penyemangat untuk menggapai masa depan ... "Managerial Kehidupan" itulah sebutan dimana setiap manusia yang memiliki rencana untuk masa depannya.



Nanti adalah masa depan setelah hari ini, masa depan dimana semua yang akan kita hadapi haruslah siap dijalani .. Masa depan adalah gelap .. Sebanyak apapun bekal yang kita punya, sesiap apapun jiwa raga kita, masa depan tetaplah gelap, masa depan adalah teka-teki, dan jawabannya adalah saat kita menjalani ..

Harapan saya pada masa depan, masa mendatang dimana hitungan tahun yang tak terasa cepat berlalunya ... tentu setelah LULUS dari kuliah, saya ingin bekerja pada suatu instansi pemerintahan, juga menjadi seseorang yang "sesuatu" :p maksudnya menjadi seseorang yang bermanfaat bagi semua umat ... Tentunya ingin mempunyai pasangan hidup yang mampu menjadi imam yang baik untuk keluarga dan anak anak saya kelak, tak lupa pula membahagiakan kedua orangtua juga orang - orang tercinta adalah yang harus dilaksanakan kedepannya, niat saya pun ingin membiayai adik hingga sukses dan berhasil dalam pendidikannya ...

walaupun saya bukan tipe orang yang terlalu berambisi, tetapi saya menjadikan masa depan sebagai motivasi untuk terus berjuang, dimana saat ini saya masih merancang masa depan agar menjadi lebih baik ... Dan tentunya saya akan berusaha untuk mewujudkan semua masa depan itu.
Amin ya Allah ...







Terus, terus, dan teruslah melangkah ... !!
Semangat, Berusaha, dan Berdoa ...


\(^_^)/

Perkembangan teknologi hardware di dunia

Begitu pesatnya perkembangan teknologi saat ini, kian hari demi hari selalu saja dirasakan bergeraknya pertumbuhan teknologi yang melingkupi telekomunikasi, komputerisasi, elektronik, software, hardware dan mesin-mesin. Bahkan berpaduan antara seni dan teknolgi dapat menghasilkan karya/ produk yang begitu indah.

Perkembangan Teknologi kerap erat hubungannya dengan gaya hidup kita semua. Kehadiran kecanggihan teknologi mempengaruhi evolusi dan peradaban manusia. Keefesienan, kepraktisan dan kehematan dapat dicapai, namun tentu semuanya tidak berdampak positif, ada juga sisi-sisi negatifnya. Akan tetapi kalau ditelaah sisi positifnya lebih banyak ketimbang negatifnya.

Contoh perkembangan terbaru seperti :

Monitor Viewsonic VX2451mhp-LED FULL HD yang Ramah Lingkungan


ViewSonic telah menambahkan produk baru masuk ke portofolio high-end monitor LCD komputer yaitu monitor 24-inch LED VX2451mhp yang menawarkan resolusi 1080p menggunakan backlighting LED. Rasio kontras dinamis adalah sangat tinggi yaitu  20,000,000:1.


LCD Monitor ini diinformasikan  ramah lingkungan di dalam proses pembuatan maupun penggunaan dalam dunia nyata . Proses manufaktur adalah  bebas merkuri dan bebas racun. Dalam mode Eco, konsumsi daya dapat dikurangi sebesar 50 persen. Video output biasanya hanya mengkonsumsi 25W.

Layar ini  mampu dilihat dari Sudut 170 derajat horisontal dan 160 derajat vertikal dan kemungkinan menggunakan panel  TN dengan biaya lebih rendah dengan refresh rate 5ms. Kecerahan yang diberikan sebesar 300 cd/m2. Output termasuk mini D-sub (VGA), DVI-D, dan HDMI untuk video, serta 3.5mm headphone jack untuk audio. Layar juga dilengkapi dengan speaker 2.5W internal.

Monitor Viewsonic VX2451mhp-LED tersedia sekarang dalam warna putih untuk pasar Eropa. Harga adalah € 194 ($ 265 US).

Sumber :

http://www.beritateknologi.com/monitor-viewsonic-vx2451mhp-led-full-hd-yang-ramah-lingkungan/

Jumat, 30 September 2011

Korupsi dan dampaknya terhadap Perekonomian Indonesia

 Di negara kita tercinta Indonesia, sungguh memprihatinkan jika membicarakan masalah "korupsi" ...

Masalah korupsi di Indonesia sangat erat terkait dengan masalah birokrasi, buruknya penerapaan good governance, serta buruknya moral pelaku bisnis dan pejabat negara. Oligarki, atau tingkat kompetisi politik, yang terjadi di negara ini, masih relatif rendah, sehingga korupsi relatif lebih sulit untuk diberantas. Sebab kompetisi politik yang tinggi dapat menurunkan insentif dalam melakukan korupsi. Oleh karena itu, perlu langkah perbaikan yang lebih baik untuk mengatasi masalah korupsi ini, tidak hanya pada tahap instrumen perundangan yang mengikat pelaku, namun juga perbaikan moral pejabat negara, birokrasi dan good governance. Perbaikan ini diharapkan dapat menurunkan rent seeking bagi para pelaku korupsi ...

Korupsi sendiri menurut sudut pandang ekonomi disebut sebagai the misuse of public office for private gain. Sedangkan, beban yang ditanggung pelaku-pelaku ekonomi akibat korupsi disebut high cost economy. korupsi menyebabkan inflasi ongkos niaga, korupsi juga mengacaukan "lapangan perniagaan". Perusahaan yang memiliki koneksi dilindungi dari persaingan dan sebagai hasilnya mempertahankan perusahaan-perusahaan yang tidak efisien. Korupsi juga mengurangi kualitas pelayanan pemerintahan dan infrastruktur; dan menambahkan tekanan-tekanan terhadap anggaran pemerintah.

Berikut ini ada beberapa daftar kasus korupsi di Indonesia, yakni :

Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat korupsi tinggi, memang sering mendapat sorotan soal kebocoran anggaran negara. Pada masa Orde Baru, korupsi tak banyak terungkap karena penguasa tertutup dan meredam kasus-kasus korupsi. Pada era reformasi, sistem pemerintah lebih transparan sehingga banyak kasus korupsi terbongkar. Bahkan, kasus korupsi terungkap bukan hanya di pemerintah pusat, tetapi banyak terjadi di daerah seiring dengan diberlakukannya desentralisasi anggaran. Banyak pejabat daerah menjadi tersangka kasus korupsi APBD. Walaupun demikian, tidak berarti ada perbaikan penanganan korupsi di Indonesia ..

Dari semua itu, tampak dengan jelas bahwa banyak dampak yang diakibatkan dari korupsi tersebut terhadap perekonomian Indonesia, yang meliputi :


1. Korupsi Mengurangi Nilai Investasi




Korupsi membuat sejumlah investor kurang percaya untuk menanamkan modalnya di Indonesia dan lebih memilih menginvestasikannya ke negara-negara yang lebih aman seperti Cina dan India. Sebagai konsekuensinya, mengurangi pencapaian actual growth dari nilai potential growth yang lebih tinggi. Berkurangnya nilai investasi ini diduga berasal dari tingginya biaya yang harus dikeluarkan dari yang seharusnya. ini berdampak pada menurunnya growth yang dicapai. Studi didasarkan atas analisa fungsi produksi dimana growth adalah fungsi dari investasi.


2. Korupsi mengurangi pengeluaran untuk biaya operasi dan perawatan dari infrastruktur

3. Korupsi juga turut mengurangi anggaran pembiayaan untuk perawatan fasilitas umum

4. Korupsi menurunkan produktivitas dari investasi publik dan infrastuktur suatu negara

5. Korupsi menurunkan pendapatan pajak

contoh yang menggegerkan pada sebelumnya, seperti kasus Gayus Tambunan, yang merupakan seorang pegawai golongan 3A, menggelapkan pajak negara sekitar Rp 26 miliar. Dengan demikian pendapatan pemerintah dari sektor pendidikan akan berkurang Rp 26 miliar, itu hanya kasus gayus belum termasuk kasus makelar pajak lainnya ...


Korupsi sangatlah memperbesar angka kemiskinan. Dimana keadaan ini wajar, dikarenakan program pemerintah yang tidak mencapai sasaran. Akibatnya, korupsi mengurangi potensi pendapatan yang mungkin di terima oleh si miskin.

Keadaan seperti ini, haruslah diberantas .. Dan kini pemerintah mulai sangat sadar akan bahaya korupsi yang telanjur mendarah daging, oleh karna itu terdapat suatu lembaga seperti KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Satgas Mafia Hukum, dan badan-badan otonom produk pemerintah lain yang memiliki tujuan yang sama, yakni memerangi korupsi. Di samping itu, juga terlihat bangkitnya kesadaran publik untuk melakukan kampanye anti korupsi mulai dari tiap individu, di mana-mana ..

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Korupsi
http://www.skripsi4u.com/articles.php?id=9&page=7
http://dwikiediccent.blogspot.com/


Minggu, 25 September 2011

Air Es Menyebabkan Perut Buncit

Banyak orang memiliki kebiasaan minum air es atau minuman dingin lainnya setelah makan. Memang rasanya nikmat dan menyegarkan. Namun, kebiasaan ini jika sering dilakukan akan menyebabkan bentuk tubuh Anda berubah. Perut Anda akan semakin buncit. Mengapa?
Minum minuman dingin setelah makan dapat menyebabkan perut membuncit akibat timbunan lemak. Hal ini karena minyak dan lemak yang baru dimakan akan menggumpal akibat air yang dingin. Gumpalan akan menyebabkan proses pencernaan terhambat dan akan lebih cepat diserap oleh usus.

Seperti yang telah dikutip dalam KOMPAS.com berikut ini :
“Saya penggemar berat minuman dingin. Mau cuaca panas atau dingin, saya tetap minum dingin. Selama ini tidak ada masalah serius dengan kesehatan saya. Tetapi, baru-baru ini saya baca di internet, air es atau air dingin tidak baik untuk kesehatan. Ada juga yang mengatakan bahwa air dingin membuat perut buncit. Apa hubungannya, ya, Dok?” (Surat dari Yana, Cipinang Muara).

Menurut dr R Soetomo Slamet Iman Santoso, ahli penyakit dalam, pada dasarnya setiap orang bisa saja minum air matang apa pun, seperti air kemasan, teh hangat, atau air dingin dengan memakai es batu. Orang akan menjadi tahan terhadap rangsangan-rangsangan suhu seperti di atas bila sejak bayi, kanak-kanak, dewasa muda, dewasa, dan menjelang usia senja dibiasakan terus-menerus. Pada prinsipnya, orang akan lebih sehat apabila segala sesuatu yang dimakan atau diminum mendekati suhu tubuh. Dengan demikian, seluruh sistem pencernaan Anda tidak terlalu repot untuk menyesuaikan dengan suhu makanan yang masuk.

Tentu saja orang boleh meminum air dingin karena badan pasti bisa menyesuaikan dengan asupan tersebut, tetapi organ tubuh dalam jadi bekerja agak ekstra. Minum air dingin umumnya tidak apa-apa, tetapi ada kelemahan-kelemahan yang sifatnya relatif. Misalnya, ada kuman yang dapat hidup pada suhu rendah (pada suhu tinggi kuman itu sudah dimatikan).

Selain itu, pada suhu dingin, saraf-saraf di sekitar mulut, tenggorokan, sampai perut bagian atas akan terangsang secara mendadak. Selaput lendir di sekitarnya ikut pula terangsang (mengerut) walau sangat sedikit. Enzim dan cairan lambung akan bereaksi dengan cepat terhadap suhu dingin tersebut.

Anda dapat merasakan bila hawa sedang sangat panas, badan kita pun akan terasa panas dan berkeringat. Jika minum air dengan es batu, perut akan terasa keram atau kejang. Meminum es akan mengubah irama atau tata cara kerja alat di dalam tubuh, terutama perut. Akibat tidak langsung reaksi tersebut adalah timbulnya sedikit gas dalam perut yang bisa membuat perut buncit sebagaimana yang Anda baca.
Karena itu, biasakan minum air pada suhu normal atau air hangat setelah makan.

Selamat mencoba ……… ^_^

Sumber :

http://female.kompas.com/read/xml/2010/04/20/07424112/Minum.Air.Es.Bikin.Perut.Buncit

http://dhiifsjombang.blogspot.com/2010/03/air-es-bikin-perut-buncit.html

Sabtu, 24 September 2011

Bingung bingung …

bingungnya disini ……
bingung mau ngapain ??? bingung harus apa??
bingung mau kaya gimana?? bingung mikirin apa??
duwh ….. dari pada bingung bingung yang bikin bingung,, mendingan gag usah bingung … karena dari bingung bisa jadi orang bingung yang serba bingung … duuwwwwhh ,,, apaan sih ?? kenapa harus bingung ???
serba ini itu harus bingung ??? jadi gag jelas gini dewh ,,
yaa tidak apalah … yang penting sekarang uda gag bingung ,,
aQ bingung mamah ....
karena sekarang saatnya saya menulis kembali di blog …
tapi itu dia … bingung kembali melanda,, bingung lagi bingung lagi .. jadilah orang bingung yang sebenarnya tak ingin bingung ...

hahahaa … karena bingung tak tau harus menulis apa,, yaaa alhasil saya tulis saja bingung, dengan judul bingung, tema bingung, semua bingung (termasuk yang baca) hehehe ,,, maaf yaaaa sudah membingungkan …